Sejarah

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung merupakan bentuk pengembangan dan peningkatan serta [emantapan status kelembagaan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) merupakan bentuk pengembangan dan peningkatan serta pemantapan status dari Fakultas cabang  IAIN Sunan Ampel yang berada di luar induknya, yang tersebar di berbagai daerah, menjadi perguruan tinggi yang mandiri. Dengan status kemandiriannya itu STAIN Tulungagung diharapkan akan mempunyai peran yang semakin penting dan mantap dalam meningkatkan kecerdasan, harkat dan martabat bangsa, dengan menghasilkan tenaga ahli/sarjana Islam yang memiliki wawasan yang luas dan terbuka, kemampuan berfikir integratif dan perspektif dan memiliki kemampuan manajerial dan profesionalisme sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat dalam era globalisasi saat ini.

Bermula dari kesadaran para tokoh masyarakat dan ulama’ Tulungagung akan arti penting pendidikan tinggi Islam, maka dihimpunlah para tokoh masyarakat, ulama’ dan para sarjana yang peduli terhadap pembinaan umat, di antaranya adalah:

 

1.   KH. Arief Mustaqiem DA., (Tulungagung, Almarhum)

2.   Drs. Ali Mahfud Mashuri (Semarang Jawa Tengah)

3.   Drs. Abdul Fatah Ghozali (Bandung Jawa Barat, Almarhum)

4.   Soetahar, MA. (Tulungagung)

5.   Hj. Sunsufi Arief, BA. (Isteri KH. Arief Mustaqiem DA., Tulungagung)

6.   Drs. Murtadho (Tulungagung)

7.   Drs. Subari Hasan (almarhum)

8.   Drs. Nurul Hadi

9.   Masrifah, B.Sc.

10.H. Mahmud, BA.

11.Drs. Habib (almarhum)

Dari hasil pertemuan tersebut, maka dirintislah yayasan yang bertugas membentuk Sekolah Persiapan (SP) dengan nama Yayasan Islam Sunan Rahmat. Pada tahun 1966 berdirilah SP IAI Singoleksono, yang bertempat di Pondok Haji Yamani Kampung Dalem Tulungagung bersama dengan Madrasah Mu’alimat dan berjalan sampai dengan 1968 (2 tahun). Kepala SP IAI Singoleksono adalah  KH. Arief Mustaqiem.

Setelah SP Singoleksono berdiri, maka Yayasan Islam Sunan Rahmat yang diketuai Bapak K.H. Arief Mustaqim dengan didukung tenaga pengajar SP Singoleksono dan para tokoh masyarakat dan ulama’ Tulungagung berinisiatif mendirikan Perguruan Tinggi Islam (SP IAIN dan Fakultas Tarbiyah IAIN) sebagai kelanjutan dari SP Singoleksono. Para tokoh tersebut diantaranya:

 

1.   KH. Arief Mustaqiem DA., (Tulungagung, Almarhum)

2.   Drs. Abdul Fatah Ghozali (Bandung Jawa Barat, Almarhum)

3.   Drs. Ali Mahfud Mashuri (Semarang Jawa Tengah)

4.   Drs. Murtadho (Tulungagung)

5.   Soetahar, MA. (Tulungagung)

6.   Muharri Ridwan, L.Ph. (Kandangan Pare Kediri, Almarhum)

7.   Drs. Subari Hasan (Sendang, Tulungagung, Almarhum)

8.   Drs. Nurul Hadi (Tawangsari, Tulungagung)

9.   Drs. Habib (Tulungagung, Almarhum)

 

Selain nama-nama pendiri di atas, para pendiri yang terlibat dalam pendirian SP IAI Singoleksono memberikan kontribusi yang signifikan terhadap berdirinya IAIN. Orang-orang tersebut adalah KH. Oesman Mansur (Malang) dan Bukhori, L.AS. (Malang).

Pada 1968, bertepatan dengan diberikannya kewenangan dari IAIN Sunan Ampel Surabaya untuk membuka fakultas daerah (di luar induk), usaha para pendiri membuahkan hasil dengan disetujuinya pendirian perguruan tinggi negeri setingkat fakultas yaitu Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Cabang Tulungagung yang diresmikan bersama-sama SP IAIN (dari SP Singoleksono) pada hari Jum’at tanggal 1 Jumadil akhir 1388 H. bertepatan dengan 26 Juli 1968 M. oleh Menteri Agama RI. KH. Achmad Dahlan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama  tertanggal 17 Juli 1968. Sehingga pada tahun ini IAIN Sunan Ampel Cabang Tulungagung berdiri sebagai kelanjutan dari SP IAIN.

Setelah menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Cabang Tulungagung dan setelah mendapatkan ijin dari Pemerintah Daerah Panglima Penguasa Perang (sekarang KODIM) dan Kapolres, letak kampus pindah ke Gedung Chung Wa Chung Wi bersama-sama dengan SP IAIN (lalu menjadi MAN), STM Negeri Tulungagung, PG SLP Tulungagung dan SMA Kartini Tulungagung dengan menempati tanah areal ± 1 Ha. di jalan Bakung (sekarang Jl. KH. Agus Salim). Pada tahun 1986 Gedung Chung Wa Chung Wi diambil alih oleh Pemerintah Daerah Tk. II Tulungagung yang sekarang menjadi pusat pertokoan Belga. Sedangkan semua lembaga pendidikan yang menempati areal tersebut dipindahkan ke lain tempat termasuk Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Tulungagung. Pada tahun 1982-1984 Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel telah memiliki tanah dan gedung sendiri di Jalan Mayor Sujadi Timur Plosokandang Tulungagung, sehingga pada tahun 1986 seluruh kegiatan perkuliahan dipindahkan dari kampur Jalan Agus Salim ke kampus Jalan Mayor Sujadi Timur Plosokandang sampai sekarang.

Mengingat lokasi Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Tulungagung bukan milik sendiri, maka pada pertengahan tahun 1970 para pengelola telah mendapatkan lokasi yang strategis untuk mengembangkan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Tulungagung yaitu tepatnya di wilayah Beji seluas 5.4 Ha. (sekarang menjadi komplek perumahan Telkom), akan tetapi karena ada persoalan administratif yang belum terpenuhi, sedangkan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Tulungagung harus segera berbenah dan mengembangkan diri, maka pada tahun 1982 para pengelola mempertimbangkan lokasi baru dan dipilihlah tanah di Jalan Mayor Sujadi Timur tepatnya di Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung sebagai tempat pengembangan kampus. Pertimbangan utama menentukan lokasi di Desa Plosokandang ini karena berada pada jalur strategis (jalan utama Tulungagung-Blitar-Malang). Tanah seluas ± 1 Ha ini merupakan tanah hasil pembelian seharga Rp. 31 juta dari APBN tahun 1982-1983.

Struktur pimpinan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Cabang Tulungagung pada periode ke periode adalah sebagai berikut:

I.    Struktur Pimpinan Periode 1968-1970

1. Dekan                          : KH. Arief Mustaqiem DA.

2. Wakil Dekan I             : Drs. Abdul Fattah Ghozali

3. Wakil Dekan II           : Drs. Ali Mahfud Mashuri

4. Wakil Dekan III         : Muharri Ridwan, L.Ph.

II.  Struktur Pimpinan Periode 1970-1972

1. Dekan                          : KH. Arief Mustaqiem DA.

2. Wakil Dekan I             : Drs. Abdul Fattah Ghozali

3. Wakil Dekan II           : Drs. Ali Mahfud Mashuri

4. Wakil Dekan III         : Soetahar, M.A.

III.    Struktur Pimpinan Periode 1972-1975

1. Dekan                          : KH. Arief Mustaqiem

2. Wakil Dekan I             : Drs. Habib

3. Wakil Dekan II           : Drs. Ali Mahfud Mashuri

4. Wakil Dekan III         : Drs. Murtadho

IV.Struktur Pimpinan Periode 1975-1979

1. Dekan                          : Drs. Murtadho

2. Wakil Dekan I             : Drs. Habib

3. Wakil Dekan II           : Drs. Marsam

4. Wakil Dekan III         : Drs. Murtadho (Rangkap Jabatan)

5. Sekretaris                     : Drs. Subari Hasan

V.  Struktur Pimpinan Periode 1979-1982

1. Dekan                          : Drs. Murtadho

2. Wakil Dekan I             : Drs. Subari Hasan

3. Wakil Dekan II           : Drs. Marsam

4. Wakil Dekan III         : Drs. Murtadho (Rangkap Jabatan)

Bersama dengan semakin meningkatnya animo masyarakat terhadap pendidikan tinggi Islam, khususnya IAIN, diperlukan tempat yang lebih kondusif untuk meningkatkan proses belajar-mengajar, di samping karena lokasi IAIN Cabang Tulungagung bukan milik sendiri. Pada pertengahan tahun 70-an, sebenarnya para pengelola telah mendapatkan lokasi yang strategis untuk pengembangan ini, tepatnya di wilayah Beji seluas 5,4 ha. (sekarang menjadi kompleks Perumahan Telkom). Akan tetapi karena ada persoalan administratif yang belum dapat terselesaikan, sedangkan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Cabang Tulungagung harus mengembangkan diri, maka pada 1982 pengelola mempertimbangkan lokasi baru, dan dipilihlah tanah di Jl. Mayor Sujadi Timur, tepatnya di desa Plosokandang kecamatan Kedungwaru kabupaten Tulungagung. Pertimbangan utama penempatan pada lokasi ini karena daerah ini berada di jalur strategis, merupakan jalan utama Tulungagung-Blitar-Malang. Tanah seluas ± 1 ha. ini merupakan tanah hasil pembelian seharga Rp. 31 juta, yang berasal dari dana APBN 1982/1983.

Pada 1984 Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Cabang Tulungagung, yang semula berada di jalan KH. Agus Salim, secara resmi pindah ke lokasi baru, yaitu Jl. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung, sampai sekarang. Lokasi yang semula hanya ± 1 ha. berkembang menjadi 3,4 ha.

Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 33 Tahun 1985 tentang pokok-pokok Organisasi IAIN, Fakultas cabang resmi menjadi Fakultas Tarbiyah Tulungagung IAIN Sunan Ampel dalam Keputusan Menteri Agama RI. No. 17 Tahun 1988. Fakultas Tarbiyah Tulungagung IAIN Sunan Ampel yang semula hanya mengelola program Bakaloriat (BA; Sarjana Muda), pada 1985 diberi hak untuk membuka program Sarjana (S-1) dengan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS).

Komposisi kepemimpinan Fakultas Tarbiyah Tulungagung IAIN Sunan Ampel pada periode ini adalah sebagai berikut:

I.    Struktur Pimpinan Periode 1982-1985

1. Dekan                                : Drs. Subari Hasan

2. Pembantu Dekan I            : Drs. Muharom, PH.

3. Pembantu Dekan II          : Drs. Siswadi

4. Pembantu Dekan III        : Drs. Moh. Basyir Syu’aib

II.  Struktur Pimpinan Periode 1985-1988

1. Dekan                                : Drs. H. Subari Hasan

2. Pembantu Dekan I            : Drs. H. Muharom Ph.

3. Pembantu Dekan II          : Drs. Moh. Basyir Syu’aib

4. Pembantu Dekan III        : Drs. Siswadi

III. Struktur Pimpinan Periode 1988-1991

1. Dekan                                : Drs. KH. Abdul Mudjib

2. Pembantu Dekan I            : Drs. H. Subari Hasan

3. Pembantu Dekan II          : Drs. Ahmad A.

4. Pembantu Dekan III        : Drs. Muharom Ph.

IV. Struktur Pimpinan Periode 1991-1994

1. Dekan                                : Drs. KH. Abdul Mudjib

2. Pembantu Dekan I            : Drs. H. Subari Hasan

3. Pembantu Dekan II          : Dra. Ahmad A.

                                                     Karena persiun pada 1992, diganti

                                                     Dra. Hj. Nursjamsiyah Yusuf

4. Pembantu Dekan III        : Drs. Muharom Ph.

 

V.  Struktur Pimpinan Periode 1994-1997

1. Dekan                                : Drs. H. Murtadho

2. Pembantu Dekan I            : Drs. Muwahid Shulhan

3. Pembantu Dekan II          : Dra. Hj. Nursjamsiyah Yusuf

4. Pembantu Dekan III        : Drs. H. Muharom, Ph.

                                                 Meninggal dunia 1995 dan diganti Plh.

                                                 Drs. Abdul Manab

VI. Struktur Pimpinan Periode 1997-1998

1. Dekan                                : Drs. H. Murtadho

2. Pembantu Dekan I            : Drs. Muwahid Shulhan

3. Pembantu Dekan II          : Drs. H. Abdul Manab.

4. Pembantu Dekan III        : Dra. Hj. Nursyamsiyah Yusuf

 

Sebagai upaya pemerintah untuk mengembangkan lembaga pendidikan tinggi Islam, khususnya yang berstatus Fakultas daerah (cabang), maka diterbitkan Surat Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 11 Tahun 1997 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri dan Keputusan Menteri Agama RI No. 315 Tahun 1997 tentang Organisasi dan Tata Kerja STAIN Tulungagung, Keputusan Menteri Agama RI. No. 348 Tahun 1997 tentang Statuta STAIN Tulungagung, Keputusan Dirjen Binbaga Islam Nomor : E/136/1997 tentang  alih status dari Fakultas daerah menjadi STAIN dan Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) No.8.589/I/1997 tentang pendirian STAIN, yang telah merubah status semua fakultas cabang yang berada di bawah IAIN di seluruh Indonesia menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), termasuk Fakultas Tarbiyah di Tulungagung yang semula bagian dari Fakultas cabang IAIN Sunan Ampel.

Pada periode ini kepemimpinan STAIN Tulungagung yang semula 3 (tiga) tahun menjadi 4 (empat) tahun, yaitu sebagai berikut :

I.   Struktur Pimpinan Periode 1998-2002

1. Ketua                                  : Drs. H. Muwahid Shulhan, M.Ag.

2. Pembantu Ketua I             : Drs. H. Munardji, M.Ag.

3. Pembantu Ketua II            : Drs. HRB. Nur Yakin

                                                  Meninggal dunia pada 2000 dan diganti

                                                  Drs. H. Muhadi Latief, M.Ag.

4. Pembantu Ketua III          : Drs. H. Abdul Manab

 

 

II. Struktur Pimpinan Periode 2002-2006

1. Ketua                                  : Drs. H. Achmad Patoni, M.Ag.

2. Pembantu Ketua I             : Prof. Dr. Mujamil, M.Ag.

3. Pembantu Ketua II            : Drs. H. Ali Rohmad, M.Ag

4. Pembantu Ketua III          : Drs. H. M. Saifudin Zuhri, M.Ag

5. Pembantu Ketua IV          : Drs. H. Akhyak, M.Ag

III. Struktur Pimpinan Periode 2006-2010

1. Ketua                                  : Prof. DR. H. Mujamil, M.Ag.

2. Pembantu Ketua I             : Dra. Retno Indayati, M.Ag

3. Pembantu Ketua II            : Drs. H. Ali Rohmad, M.Ag

4. Pembantu Ketua III          : Drs. H. M. Saifudin Zuhri, M.Ag

5. Pembantu Ketua IV          : DR. Imam Fuadi, M.Ag

IV. Struktur Pimpinan Periode 2010-2014

1. Ketua                                  : DR. Maftukhin, M.Ag.

2. Pembantu Ketua I             : Prof. DR. H. Imam Fuadi, M.Ag.

3. Pembantu Ketua II            : DR. H. M. Saifuddin Zuhri, M.Ag

4. Pembantu Ketua III          : Drs. Nur Efendi, M.Ag.

 

Ketua STAIN Tulungagung diangkat oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : B.II/3/7315/2010, tanggal, 25 Maret 2010, dan dilantik oleh Menteri Agama RI, Nomor : B.II/22-a/KP.0.7.6/PL/827/2010,  tanggal 2 Juni 2010, sedangkan para pembantu ketua diangkat berdasarkan keputusan Menteri Agama RI Nomor : Sti.28/03/Kp.07.6/1732/K/2010, tanggal 7 Juli 2010, untuk Pembantu Ketua I. Pembantu Ketua II, diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor : Sti.28/03/Kp.07.6/1733/K/2010, tanggal 7 Juli 2010, Pembantu Ketua III, diangkat berdasarkan keputusan Menteri Agama RI Nomor : Sti.28/03/Kp.07.6/1734/K/2010, tanggal, 7 Juli 2010, dan dilantik pada  tanggal,  21 Juli 2010.

Perubahan bentuk dari Fakultas Tarbiyah Tulungagung IAIN Sunan Ampel, menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung memberikan otonomi yang besar untuk mengembangkan diri, baik dalam pengembangan akademik, manajemen maupun administrasinya, dibandingkan dengan yang dimilikinya semula. Berdasarkan otonomi itu, melihat kebutuhan masyarakat akan sarjana agama Islam, maka STAIN Tulungagung membuka beberapa jurusan dan program studi baru, melakukan penyempurnaan kurikulum dan perubahan serta pembaruan berbagai aspek.

Di antara bentuk pengembangan STAIN Tulungagung, yang semula ketika masih menjadi IAIN hanya memiliki satu Fakultas Tarbiyah yang terdiri dari 2 jurusan, yaitu: Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), kemudian berkembang menjadi 3 Jurusan, dan Pascasarjana. Yaitu Jurusan Tarbiyah, Jurusan Syariah dan Jurusan Ushuluddin.

1.   Jurusan Tarbiyah

a.    Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)

b.   Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA)

c.    Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI)

d.   Program Studi Tadris Matematika (TMT)

e.    Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)

2.   Jurusan Syari’ah

a.    Program Studi Mu’amalah (Hukum Ekonomi Syariah)

b.   Program Studi  Ahwal Al-Syakhsyiyyah (Hukum Keluarga)

c.    Program Studi Perbankan Syari'ah (PS)

d. Program Studi Ekonomi Syariah (ES)

3.   Jurusan Ushuluddin

      a.    Program Studi Tafsir Hadits (TH)

b.   Program Studi Aqidah Filsafat (AF)

c.    Program Studi Tasawuf Psikoterapi (TP)

4.   Pascasarjana (S-2)

      a.   Program Studi Pendidikan Islam

      b.   Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

c. Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA)

d. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)

e. Program Studi Ilmu Pendidikan Dasar Islam

f. Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir (IAT)

 

Seiring dengan perkembangan dan peningkatan alih status STAIN Tulungagung menjadi IAIN Tulungagung, maka secara resmi berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 50 Tahun 2013 tanggal 6 Agustus 2013 STAIN Tulungagung meningkat statusnya menjadi Institut Agama Islam Negeri Tulungagung. kemudian diresmikan oleh Menteri Agama RI, BApak Suryadharma Ali, M.Sc., pada tanggal 28 Desember 2013 sekaligus pelantikan Rektor IAIN Tulungagung. Kemudian Perpres tersebut diturunkan menjadi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 91 tahun 2013 yang menjelaskan bahwa IAIn Tulungagung memiliki 4 (empat) Fakultas, yaitu: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam memiliki 2 program studi, yaitu:

1. Program Studi Perbankan Syariah (PS)

2. Program Studi Ekonomi Syariah (ES)